Tuesday, May 20, 2014

Tamasya

Hari ini Sophie ada acara tamasya sekolah ke farm.
Wah dia gembira sekali.
Entah kenapa semua anak saya,
kalau hatinya sedang senang dan ringan suka bersenandung.
Sungguh lho.. tiga-tiganya begitu.
Walaupun jarang-jarang terjadi ( berarti jarang senang yah )

Dan kali ini, pas kasih makan binatang,
Sophie pun bersenandung kecil






Kita beli dua kotak wortel untuk kasih makan ternak.
Begitu wortelnya habis, Sophie pun mulai mencabuti rumput segar .
Ternyata babi juga doyan rumput segar. Mungkin seperti salad yah.

Dari farm, kita makan siang di IKEA, lalu keliling lihat-lihat.
Kali ini, mamanya Sophie yang bersenandung.
eggplant parmigiana, italian wedding soup, fried chicken tenders and french fries

Monday, May 5, 2014

Istana Putih

Alias White Castle.. hehehehe...
White Castle adalah fast food Amerika yang makanannya berminyak,
gurih, mengandung banyak kolesterol dan garam
Juga  pernah menjadi topik dalam film Harold and Kumar Go to White Castle
( film yang menurut saya sangat kocak , aneh dan rada jorok )

Saya kurang tahu , apakah fast food ini ada di Indo atau tidak
Tapi kalau tidak ada , jangan merasa sedih
Nggak makan White Castle , nggak papa kok

Tapi Minggu pagi ini, saya sarapan di White Castle
Oooh... percuma dong, nge-jus buah sayur, makan brown rice, makan sehat
Hahahaha, tidak lah...sekali sekali makan junk kan tidak apa-apa

Apalagi , ini karena keinginan si sulung

Si Sulung tergoda dengan menu sarapan baru di White Castle
yaitu Waffle and chicken sandwich
Minggu pagi kemaren, setelah tanding sepak bola
( sayang tim-nya si sulung kalah )
maka pergilah kami berdua ke White Castle
chicken waffle with hash brown bites,
untuk yg di rumah
Saya pesan egg, cheese and bacon waffle, dan kopi panas
Dia pesan chicken and waffle dan coklat panas
Dia bilang enak sekali
Lidah saya masih kurang sreg dengan
kombinasi rasa manis dan gurih ( sweet and savory ) yang digemari orang Amrik

Tempatnya sepi, kalo ada yang pesan drive through,
suara pemesan di luar terdengar sampai ke dalam restoran...

Senang juga rasanya makan berdua dengan si Sulung

Sunday, May 4, 2014

GONDRONG DAN RAPIH

Akhir-akhir rambut anak anak sudah mulai gondrong.
Yang sulung, sudah mulai kelihatan seperti landak karena rambutnya jabrik
Yang kedua kelihatan seoerti jerami
Yang ketiga hampir tertutup matanya

Jadi Sabtu ini, saya bawa mereka potong rambut ke salon

Menemukan salon yang cocok di Amerika agak sulit buat saya pribadi
Karena tipe rambut orang Asia berbeda dengan orang bule
Kadang guntingan mereka tidak cocok di kepala saya

Jadi saya harus cari salon yang kapster-nya orang Asia
Beruntunglah saya ketemu yang cocok
walaupun agak jauh dari rumah

Untuk anak-anak, tidak terlalu masalah ,karena mereka masih kecil
Anak tengah, masih mau difoto
setelah digunting..tidak terlalu rapih, tapi sudah mendingan lah, anak pertama sudah rapih, tidak mau difoto
amoy kecil manis

Friday, April 4, 2014

Mau Pamer

Apa gunanya bikin blog kalau bukan untuk pamer ?
Entah pamer soal kehidupan, pengetahuan, kemampuan
kecantikan, keluarga, dll
Sebagai seorang manusia yang normal,
saya pun suka pamer

Enaknya pamer di blog ialah tidak ada paksaan
Kalau pamer pas lagi ngobrol
kan kasihan teman bicara...
Mungkin dia bosan, tapi sungkan untuk memotong

Kalau di blog, jika anda bosan, gampang
it's only one click away

Dengan demikian.. saya mau pamer
kali ini pamer masakan karya sendiri, teman-teman
Soal rasa, bayangkan yg enak aja
Karena menurut beberapa teman,
masakan saya suka kurang garam

oatmeal chocolate chip pecan muffin


tumis bayam, blood orange, quinoa, ayam kecap

vegetarian nugget, rebus brokoli, timun , pasta saus alfredo

bluberry pie yg gagal, garlic bread, spagetti saus daging
spagetti dengan saus ayam kecap dan jamur kuping

Thursday, March 27, 2014

MAIN HAKIM SENDIRI


Tukang main hakim sendiri
Kalau agama dan masyarakat mengijinkan,
saya senang main hakim sendiri.
Orang itu menyebalkan...gampang, tembak aja
Si Anu bikin masalah, mudah, bunuh aja
Tuan X reseh , mari kita gebukin

Jangan kuatir, saya tidak demikian
( saya tidak menulis blog ini dari sel penjara, kok )

Namun dalam kehidupan sehari-hari
mudah buat saya untuk menghakimi
dengan cara yang lebih halus
seperti ngomongin orang lain
nganalisa tindakan dan motivasi orang

Kalo suami saya kebetulan pas lagi hadir ketika saya sedang ngomongin orang
Saya suka ditegur...
Menurut dia tidak ada gunanya,
Lebih baik, saya pakai waktu dan tenaga untuk ngurusin keluarga
daripada ngurusin tingkah polah orang lain

Bijaksana, suami saya.. walaupun jarang ngomong
( soalnya dia lebih banyak main game di komputer )

Kalo dipikir memang betul...
Ngapain sok jago menghakimi orang
Jadi hakim itu tidak gampang
sekolahnya lama, pelatihannya makan waktu
( saya pun kalau mau, rasanya otak tidak mampu )

Demikian juga ,ngapain saya memikirkan motivasi orang lain
Emang saya psikolog ?
Jadi psikolog pun sulit...
Musti sekolah tinggi-tinggi, musti praktek, dll

Namun apa daya, kalo demen menghakimi , gimana yah
Tertekan jiwa-ku....
jika tidak membunuh orang orang reseh
jika tidak ngegosip
Solusi-nya adalah dunia hiburan

Makanya , saya suka dengan film Hannibal Lecter
( hidup Anthony Hopkins )
Dia bisa seenaknya bunuh orang yang menyebalkan
atau yang dia pikir layak dibunuh
And He did it with style !
Mads Mikkelsen, Hannibal-nya serial TV
Saya juga suka film dan novel detektif/ misteri
Tapi kenapa yah , cerita detektif modern,
orang dibunuh untuk memuaskan napsu si pembunuh
( biasanya pembunuhnya rada psycho )

Miss Marple, detektif yang manis
Kalo di novel Agatha Christie
orang dibunuh karena uang,cinta, atau kekuasaan
Dalam novel Tirai, novel terakhir detektif Poirot
ada satu psycho , yang hobinya bikin orang bunuh diri
tentu dengan cara yang halus, alias persuasif

Hobi saya nonton film detektif
ternyata nular juga kepada anak-anak saya
Kita semua suka nonton serial Monk
( Memang cuma suami aja yang bisa menularkan hobi main computer game,
saya juga tidak mau kalah dong... hhehehe)
Detektif favorit keluarga kami, Mr. Monk
Kalo nonton Monk, biasanya anak-anak tutup mata pas ada gambar mayat
Tapi terus terang, saya belum ijinkan mereka untuk nonton Hannibal Lecter
Mungkin kalau sudah 17 tahun, boleh lah...

Jadi.......
saya mau berusaha.. makin hari makin baik
makin tidak ngegosip, makin tidak menghakimi
namun menikmati film/buku detektif
Amin.....

Wednesday, March 12, 2014

Teman Baru di Blog

Waktu saya sedang jalan-jalan di dunia maya ,
singgahlah saya ke salah satu blog yang sangat menarik .
Blog ini milik Dian, alias Aldriana Amir
www.gambarnyaaldriana.blogspot.com.
Dian ini adalah illustrator buku / majalah anak-anak yang bermukim di Jakarta.
Dian, di kanan
Saya pun kirim email sama dia, ajak kenalan...

Ternyata banyak hobinya Dian yang sama dengan saya.
Kita sama-sama suka baca buku cerita anak , ke toko buku , nonton teater.
Jarang saya ketemu orang yang antusias kalo diajak ngobrol tentang buku anak-anak.
Dan illustrasi Dian.. duh saya demen banget deh sama hasil karya dia. Lucu dan imut banget.
Illustrasi kaktus dia, langsung bikin saya napsu untuk menulis.
Kebetulan juga , saya punya tanaman kaktus di depan jendela...

Nanti kalo ke Jakarta, musti kopdar sama Dian nih...

Flamingo illustration by Dian

Dian dan Komunitas Kaktus


Di dalam kamar Dian,  ada sebuah jendela
Di bawah jendela ada meja
Di atas meja, hiduplah beragam pohon kaktus

Walaupun kaktus berduri tajam
kelihatan garang dan seram
tapi kaktus di kamar Dian
suka tersenyum dan berwatak riang
Jika Dian ada di dalam
semua kaktus jadi pendiam
karena tidak enak hati, jika ganggu Mbak Dian
Kalau di kamar tak ada orang
para kaktus mulai bersuara
ada yang ngobrol ngalor ngidul
ada yang cekakak cekikik
ada yang nangis oe oe ( bayi kaktus )
Bila Dian sedang tidur,
semua kaktus bersenandung
menina bobokan Dian
supaya tidurnya nyenyak
dan mimpinya indah...
" Dian bobo... oo.. Dian bobo...kalau tidak bobo..ditusuk kaktus "

teks : Tirsa Tanaraga
illustrasi : Aldriana Amir ( www.gambarnyaaldriana.blogspot.com)